SAJAK ANGIN
Oleh Heli N.
Sesaat sesat angin mengusik
Meyabit ketenangan alam
Seakan semua bergetar tak gentar
Tiap desahannya seakan merayu rayu
Hingga daun itu terhempas lepas
dan lemas dari sebatang tubuh kayu pemilik atasnya
Sayap itu terasa lebih ringan
Begitu burung mengepak menyebak
Semua yang bergerak seakan
Menari nari diatas tanah berumpun ini
Dalam terpejam rasa kesyahduan meradang
Ada yang membuat raga ini tuk bertahan disini
Ditengah hembusnya aku bertemu kenyamanan
Buat aku lebih lama untuk memejam denganmu angin
Aku hanya sebatas penikmat kesyahduanmu
Ntahlah….
Lagu mana yang kau nyanyikan
Sajak mana yang kau ringikan
Hingga membuat hatiku begitu jatuh terhuyung didalam hembusanmu
Seluruh raga jiwa dan sukma serasa mematung terselubung hembusanmu
Andai kau Nampak dalam kedua binar mata ini
Akankah membuatku lebih bersimpuh dan terjatuh
Akankah membuatku terpejam atas penglihatan ujudmu
Sudahlah ….
Yang pasti unntuk menggenggamu saja aku tak kuasa
Lalu bagaimana aku harus menahan hembusan itu agar tetap bertahan disini
Payahnya kaupun entah dari mana
Dan entah akan kemana perginya
Benar tidak sebuah keabadian
Untuk setiap hembusanmu angin …