WAYANG JALANAN
Oleh Heli N.
Awak lemah payah milik mata indah
Kulit putih terusap asap
Laksana melati berbasuh api
Sejoli penglihatan mengerlik menahan terik
Deras mengucur awak air kelelahan
Di gendongan nona tak berhati tampan
Melodi tangis memecah tiap bibir jalannya
Seakan mengadu pada mesin-mesin berderu
Putri kecil tak milik dosa jadi senjata
Peruntuk nona tak berhati tampan
Anak masih bau rahim mengais rizki
Belas kasih jadi pengharap nona
Pikir apa kau nona??
Tatkala aku berkecamuk marah nan iba
Sungguh malang anak yang sungguhnya tertimang – timang
Payah kini jadi wayang jalanan
Urung diri ingin hati menggema
Pulangkan anak itu !
Istirahatkan anak itu!
Benar tidak karpet aspal tempatnya
Sedikit tidak kau jangan mengharap belas kasih
Sendiri kau melarat teramat belas kasih
Kau hanya segolek ranting amat rapuh
Benar tidak macam beringin tangguh
Kau nona tak berhati !
Mengerti??!!