RATU UTOPIA BUSU
Oleh Wahyu Puasana
Kita pernah mereka-reka untuk bersua
Untuk sebuah masa
Untuk sebuah cerita
Apalagi untuk sebuah asa
Gelombang takdir tak bersangka
Dimana hulu kemana hilir
Tapi kita telah bermuara pada satu masa
Melukis sebuah persuaan
Berlabuh dalam perasaan
Tak ada yang menyana
Aku, kau, apalagi mereka
Ini murni iradat Ilahi
Anugerah pengendali nasib insani
Padanya tersungging senyuman indah
Menggelitik rindu senantiasa di sisinya
Dalam utopiaku kini, kaulah ratunya