SENYUMAN DALAM PENYESALANKU TENTANG KEPERGIANMU
Oleh Handan
Dalam diam yang terbungkus penyesalan
Kuratapi perih yang tercipta oleh perpisahan
Genggaman tangan yang selalu terjabat erat
Perlahan lepas dan lenyap dalam kabut
Dalam bait puisi yang kurangkai tanpa sekat
Airmata menetes bagai hujan menggiris langit
Diantara kiasan yang berbaur dalam kalimat
Tawa berderai terbias dalam tangis yang menyayat
Dua bayangan yang dulu beriringan mesra
Kini hanya menyisakan sesosok pilu yang merana
Diantara cahaya mentari yang berbinar megah
Hanya kelam yang terpijar dalam dunia yang kupunya
Andai bisa kuputar kembali kenangan menjadi nyata
Izinkan aku mengantikan kepergianmu yang terjadi
Bahkan maaf pun tak sempat terucap dalam duka
Hanya penyesalan dalam ingatan setelah kau pergi
Dalam hening saat aku menutup mata mengingat dirimu
Dekapan hangatmu akan menjadi tugu pengingatku
Saat kumerelakan kepergianmu dariku
Dengan sebuah senyuman kerinduanku pada dirimu
Dalam diam yang terbungkus penyesalan
Kuratapi perih yang tercipta oleh perpisahan
Genggaman tangan yang selalu terjabat erat
Perlahan lepas dan lenyap dalam kabut
Dalam bait puisi yang kurangkai tanpa sekat
Airmata menetes bagai hujan menggiris langit
Diantara kiasan yang berbaur dalam kalimat
Tawa berderai terbias dalam tangis yang menyayat
Dua bayangan yang dulu beriringan mesra
Kini hanya menyisakan sesosok pilu yang merana
Diantara cahaya mentari yang berbinar megah
Hanya kelam yang terpijar dalam dunia yang kupunya
Andai bisa kuputar kembali kenangan menjadi nyata
Izinkan aku mengantikan kepergianmu yang terjadi
Bahkan maaf pun tak sempat terucap dalam duka
Hanya penyesalan dalam ingatan setelah kau pergi
Dalam hening saat aku menutup mata mengingat dirimu
Dekapan hangatmu akan menjadi tugu pengingatku
Saat kumerelakan kepergianmu dariku
Dengan sebuah senyuman kerinduanku pada dirimu