SI BUNGSU YANG GAGU
Oleh Afnii
Inilah si bungsu..
Ia tak tau cara tanggapi sesuatu
Haruskah seperti es batu, atau seperti api di atas tungku
Ia masih sangat gagu
Untuk bercerita tentang bahasa kalbu
Kemarin, ia tertatih datang padaku
Berkisah tentang rindu dan cemburu
Mimiknya seperti pemburu
Mengendap endap menargetkan inti yang satu
Namun..
Tiada kalimat yang menyatu
Ah iya. Dia masih gagu
Ku pandangi wajahnya yang lugu
Menyunggingkan senyum getir seperti itu
Dalam ku lihat, kornea mata coklat miliknya yang semakin menambah aroma sendu
Bak sebongkah es batu, sangat dingin kala itu
Untungnya aku tak dungu
Masih ada kusimpan satu, cara mengerti orang gagu
Kusatukan hatinya ke hatiku
Disitu aku tau
Ada api yang nyala nya memerah, bukan lagi seperti api diatas tungku
Api itu dapat membakar seluruh rangkum ku
Melelehkan air mataku
Api itu adalah jiwa ; yang tak ragu
Bahwa pilihan hati nya adalah kamu
Iya,.. Kamu.
Kamu harus ingat, ia gagu
Maka akan kubacakan hati nya untuk kamu
Disana tergantung ribuan untaian rindu tapi tidak untuk cemburu, katanya ia percaya kepadamu
Dan ada satu prasasti persis kaku, tak terkikis waktu
Sangat jelas tertulis disitu
Paginya adalah kamu
Siangnya adalah kamu
Senjanya adalah kamu
Malamnya adalah kamu
Fajarnya adalah kamu
Cintanya hanya kamu.
Kamu paham maksud si gagu ?