TULANG PUNGGUNG
Oleh Miftah Suci Azizi
Terik matahari menyinari bumi
Tetesan peluh mulai membasahi dahi
Kau berjalan kian kemari
Mencari nafkah demi sesuap nasi
Langkah kaki tetap terpadu
Karena mengingat anak dan istri mu
Desah tarikan nafas mulai terdengar
Rasa tak sanggup menopang badan
Yang kian lelah ingin bersatu dengan aspal
Namun kau terus berjalan
Menyusuri setapak demi setapak
Mengais bak demi bak
Mencari sesuap nasi
Baja tak sekuat tulang mu
Yang tahan akan siksaan demi siksaan
No Urut: 3187
Tanggal: 01/10/2016 7:52:30