PERAWAT YANG TERLUKA
Oleh Sangaji GC
Siang hari di kala senja belum menari,
anak kecil di bawah pancaran matahari,
Telah terluka karena pengendara tanpa nurani.
Dibawanya kerumah sakit hingga rawat inap.
Lihat! perawat yang sabar dengan senyum manis,
Bicaranya begitu ampuh bagi tubuh pasien yang rapuh.
Pasien bersemangat, dengan suara parau berkata "aku ingin sembuh."
Perawat pulang kerumah,
Melepas senyum yang berpura-pura,
Menghempaskan kegelisahan yang ada.
Ia perawat dengan anak dua,
Menjadi janda,
Karena laki-laki yang dinikahinya lebih mencintai janda lainnya.
Dua tahun lamanya Ia setia menunggu kepulangan nahkoda yang dicintainya.
Ia menunggu dan mencari-cari kabar dari kerabat-kerabatnya.
"Apakah suamiku tenggelam?"
"Atau menghilang?"
Hingga jawaban datang menghantam.
Nahkoda itu tenggelam dalam buai-buai dunia,
Menikahi janda kaya, dan berpesta ria dengan harta barunya.
Perawat yang terjaga dari tidurnya,
Perawat yang terluka.
Bahkan untuk seorang perawat tak bisa menyelamatkan hatinya.