MALAM
Oleh Rafki Rahmat
Larut duka ditengah sepi
Ada apa dengan suasana?
Apakah ada cahaya pemberi warna?
Heningnya malam jelaskan semua
Kulihat jendela tua tertawa
Entah sejak kapan dia disana
Mungkin karena kuijinkan keberadaannya
Tak mengapa hanya semalam
Sepi terus memelukku
Kubiarkan sejenak dia menikmati
Hingga kubosan suatu hari nanti
Dan kubuang bersama malam tiba
Umpama hujan menghapus puanas
Kapankah siang datang menjelang
Kujenuh dengan sepinya malam
Kujemput surya kan datang
Padang, 29 Okt 2016