PERCAYA
Oleh Henri Agung Sumbodo
Mungkin air kan mengaliri raga
Sang bayu pun menghembus telinga
Surya? Terus menyinari hati terluka
Membawa ku menutup mata
Hei, mengapa kau selalu ada disana?
Kau ada dalam batas angan fantasi mata
Kenapa kau tak menjelma jadi realita
Apa kau hanya akan disana, di pelupuk mata?
Apa aku yang gila? Berfantasi belaka?
Ya? Aku insan yang hanya bisa mencinta
Hanya ada di alam dongeng aku dicinta
Sekarang, kupejamkan mata semua,
Biarkan hatiku terluka, dan mati rasa!
Karena apa? Karena apa aku rela berduka?
Ya, karena aku Percaya! Aku Percaya
Aku berteriak Aku Percaya! Percaya!
Fantasi belaka jadi nyata
Bukan ironi tapi realita!
Tapi tak kan aku tertawa karena realita
Aku hanya akan menitikkan airmata
Menangis tersendu karena bahagia
Aku Percaya hatimu akan terbuka!
Menatap tajam mata ini yang duka
Terimakasih Cinta, Aku Percaya