BERCORAK PUISI
Oleh Octavia Adiel Permata
Akulah peluru kata-kata
Yang sempat tersangkut di pena hitammu
Jikalau air mata adalah tintanya
Melelehlah bagai tangis di tengah suka
Memetik cinta seperti daun yang meringkai
Sebab rindu tlah menodainya
Mengguratkan sendu kedap di atas seninya…
Aku hanyalah kebeningan yang bercorak puisi
Yang kadang serupa sebuah sumpah
Terlahir tedas di atas sampah
Terinjak hanyut terbang dan hilang
Tertawalah, puisiku!
Sebab bulir matanya telah melunturkan lirikmu
Amarahnya sudah cukup membuatmu kuyup
Dan suaranya telah menggemakanmu…
Bila nanti kau merinduku,
Lukislah suara atau kata kata
Pada selembar kanvas yang membisukan luka
Jadikan aku seolah sandaranmu
Karena aku hanyalah bercorak puisi
Yang sempat dibuang sebelum kau nikmati