MENCINTAI DENGAN SEDERHANA
Oleh Wandira Audiya Hardjo
Aku mencintai seseorang dengan sederhana
Mendo’akannya dari kejauhan mata
Menyebutnya saat bayangnya datang
Aku mencintai seseorang dengan caraku
Tak bisa ku tampakkan rasa perduliku
Namun aku berdo’a agar Allah menjaganya
Aku mencintai seseorang dengan sederhana
Tak ingin tau apa yang dia lakukan
Tapi ku yakin dia sedang membenahi dirinya sama seperti aku
Belajar dan terus belajar menjadi yang terbaik
Sederhana namun jarang sekali yang bisa melakukannya
Sederhana namun tak semudah yang dibayangkan
Sederhana namun amatlah menyakitkan batinku
Dia seseorang yang ingin ku miliki
Meski ragu menghampiriku
Meski sakit menyerangku tetap saja cinta
Tetap saja aku memilihnya
Tapi apa yang ku rasa di anggapnya salah
Apa yang ku ucap tak bernilai untuknya
Hanya kata yang terlintas di telinga
Tak masalah untukku
Karena cinta ini tumbuh oleh do’a
Do’a yang ku panjatkan di setiap sujudku
Apa yang dia rasa aku mengetahuinya
Mimpinya,lukanya,dan juga bahagianya
Hingga Cinta sederhana itu membutakan ku
Membuatku lemah tak berdaya
Membuatku menjadi hina dan terasing
Tapi ada sejuta nasihat dari cinta itu
Yang mampu membuatku menjadi seseorang yang lebih kuat
Seseorang yang lebih dewasa
Atau tidak keduanya
Aku merasa asing dan jauh
Aku merasa hampa tanpa dirinya
Andaikan dia tau
Betapa sulitnya aku memilih
Antara sahabat atau cinta
Aku berjanji untuk tidak mengenal cinta
Berjanji untuk tidak menyakiti diriku lagi
Berjanji untuk menjadi pemenang di antara semua hinaan orang
Perjanjian tetap perjanjian
Dan ku tau aku mengingkarinya
Aku mengecewakannya
Tapi cinta itu menghampiriku
Apa aku harus menghindar sedangkan hatiku menyambutnya sedangkan diriku butuh cinta
Aku bahkan tau akan terluka dan kini aku telah terluka karna cinta
Aku terluka karena cinta yang sangat sederhana
Aku terluka karena cinta yang ku punya hanya sebuah do’a tanpa perjuangan dari ku
Aku terluka karena kebodohanku
Kini aku kehilangan keduanya
Sahabat dan Cinta