KAPAL
Oleh Reizana Adyana
Jika ada pelabuhan untuk menepi.
Akan kutepikan kapal ini.
Lelah mengarahkan layar.
Tertuju untuk melewati badai ini.
Bagai seorang astronomis
Memperhatikan angkasa nan luas
Menghitung kedalam peta.
gaduh otak ini akan rasa khawatir.
tenang hati ini saat malam tiba.
Tebaran bintang mengangkasa.
Sunyi nya membuai hati yg sepi.
Seakan bintang utara itu tujuan kapal.
Hati ini pun berkata
""Apakah ada pelabuhanku?""
Ku bangun semangat
Walau tiada angin tetap ku kayuh dayung.
Malam malam pun ku lalui
Teguh tujuan ku bintang utara!!
Dari horizon nampak kapal yg terombang ambing.
Kudekati,
kujalin dan
ku bimbing agar sampai pelabuhan yg dia ingini.
Oh Tuhan betapa indah nya kapal itu.
Ingin ku rebut dan kumiliki.
Saat sadar tumbuh semua terlambat
Pelabuhannya telah dekat.
Syahbandar pun menjemput nya
Mengikat kan dengan kapal lainnya.
Menarik kapal indah itu ketepian.
Berlabuh lah ia dengan kapal lain.
kapal ku pun berhenti
Hanya menjadi saksi berlabuhnya dua hati.
Sesali semuanya dan hanya bermimpi
Mimpi bersamanya berlabuh!!!
Hilang rasa juang ini.
Hanya berdiam diri di buritan
Sambil berkata dalam hati
Kemana lagi kapal ini berlabuh??