PANDANG PERTAMAOleh Gede Aryha
Saat pandang pertama
sosok paras indah seorang hawa
bawa nafas dan darah terlena
tanpa muara dalam hasrat membara
Logika sulit menerka mimpi atau fakta
Hanya berteman lamunan tanpa kata
Sadar akan wktu yg tak lebih
matapun berkedip menari
Tatap itu menusuk masuk dalam rusuk
Kalahkan pikiran, hayalpun dirasuk
Sadar akan jauhnya langit dan bumu
Hayal itu coba saja ku senyumi
Dalam diam kutabur harap mimpi itu jadi nyata
meski lelah sembunyikan harapan dibalik fakta
Hanya ada satu ingin dari harap itu
Kaulah jawaban atas doa ku