PENANTIANOleh Muhammad Irfan
Senyum manis menghias bibir
Hampalah iri dan dengki
Uluran tangan-tangan yang tinggi
mencari tempat-tempat yang rendah
Suasana sejuk dan damai
Sepilah dari huru hara dan ribut
Semua orang memandangnya
Dengan hormat dan kasih sayang
Berangkat dari firman-Mu
Bagai karang di lautan
Kuncup mawar bermekaran
Membagi-bagi aroma wewangian
Embun pagi bersanding
Menebarkan kesejukan
Syaitan dan pasukan semakin marah
Menyaksikan peristiwa ini
Tangan dan kakinya
Semuanya lumpuh, tak mampu di gerakkan
Aku menelusuri jalan yang panjang di sana
Kiri-kanan hanya tulisan penantian
sebuah penantian