CAHAYA KECILOleh Mardita
Dalam langkah memercikan sebuah harapan
Memadukan ketegaran dengan kepasrahan
Merindukan ketenangan dalam syahdu dengan TuhannyaSebuah harapan kecil timbul diantara bayang bayangan
Gelap, tak bersuara ataukah hanya diam?
Kala terdengar sebuah isakan
Dalam beberapa menit lama kedepan
Tanpa seorang diripun tau, siapa mereka?
Mematung, ketika semua terlihat sama
Sekecil harapan untuk penerangan
Sekali ini, untuk waktu yang tersisa beberapa jam
Sebelum kokok ayam bergemuruh di balik awan
Kenapa tidak?
Apakah jiwa itu bergetar?
Ataukah hanya sebuah klise belaka?
Yang tak serupa dengan yang dilihatnya
Kedua tangannya memeluk seorang anak
Merangkulnya dalam pelukan hangat kecilnya
Walau tak mungkin, anginpun bergilir berjalan
Semakin erat, meski tak bisa
Tuhan...
Ia hanya bisa memeberikan itu saja
Untuk merangkai sejuta mimpi indah
Jauh dari kesempurnaan yang di dambakannya
Suaranya sudah terdengar lirih berserak
Tak terpungkiri, kerisauan yang memasuki pintu pikiran
Kemana lagi nantinya mereka bersandar?
Dalam balutan mimpi indah bila malam tiba..