HORIZON ANTARA KITA
Oleh Pety Rahmalina
Menatap satu cakrawala,
Dimana fajar dan senja tak benar-benar dija(t)uhkan oleh jarak
Berbatas horizon yang menenggelamkan pun memunculkan matahari,
untuk mengakhiri dan mengawali hari di kedua tempat berbeda dengan jarak yang dianggap (ti)ada
Gelap dan terang nyatanya begitu dekat
Warna jingga, kuning, merah, biru, hitam dan putih memadukan diri menuju pergantian waktu
Menghantarkan matahari tuk datang ataupun berlalu
Barangkali kau mengakhiri kelam sedang aku mengakhiri terang
Kau penanti fajar sedang aku penanti senja
Kita menatap horizon, garis lurus yang sama, meski dengan arah yang berbeda