KUNANG KUNANG CINTA
Oleh Fahmi Idris Al Bughuri
Duduk bersama mu dibarisan depan samping jendela
Rambutnya terurai dengan kacamata
Serta lesung pipi yang nyaman dilihat mata
Segeralah angin berdegup kencang didada
Dia melempar senyum yang menggetarkan jiwa
Lalu memberikan tangannya
Seraya memperkenalkan dirinya
Hingga ku ketahui namanya itu berawalan dari A
Hari hari dilewati dengan bahagia tak terkira
Dipenuhi dengan canda, cubitan serta cerewet khas wanita
Sehingga teman sekelas menyindir kami berdua
Bahwa kami berdua telah merasakan cinta
Umur kita memang sebaya
Ku sangat nyaman bersamanya
Namun ketika itu ku belum dewasa
Sehingga ku belum mengenal bahwa ini lah yang dinamakan cinta
Hingga akhirnya kau menjadi kunang-kunang
Yang menjadi penerang di sawah yang lapang
Ku mengejarnya dengan sangat senang
Namun ketika ku mendekati kau hilang