MENGUISK KALBU
Oleh Rahma Dianti Wulandari
Angin sepoi-sepoi berhembus di udara
Menerpa pohon lalu membuatnya bergoyang
Menyerakkan daun yang jatuh di tanah
Menyibak rambut insan yang terurai panjang
Membelai lembut setiap apa yang dilewati
Kala itu batinku tersentuh
Lalu pikiranku terseret jauh
Membayangkan masa lalu
Masa lalu memang sudah berlalu
Tapi masa itu tak akan berlalu dari ingatanku
Selalu terlintas dipikiran setiap waktu
Mengusik keheningan dan kalbu
Hening berubah menjadi syahdu
Air mata menetes bahagia
Melodi juga yang menjadi alasan
Mengapa aku menangis ketika mengingat masa lalu
Karena kenangan-kenangan manis itu sudah terpatri dalam hidupku