KEHIANATAN UNTUK SANG ALAM
Oleh Fikrie Widihantoro
Tampak jauh di depan mata
Karya Indah mempesona
Tak cukup dengan sejuta kata
Untuk melukiskan keindahanya
Hamparan langit megah menggugah
Dengan awan menjadi metaforganya
Yang juga siap memankan ilusi pikiran
Bagi kita yang menikmatinya
Gunung menjulang tinggi mencakar awan
Dengan pepohonan yang berbaris dengan serentak
Batang daun yang melambai lambai
Tersapu angin berirama
Tapi dimana semua itu sekarang ?
Dimana lukisan indah yang mempesona ?
Dimana pepohonan yang berbaris serentak ?
Dimana batang daun yang selalu melambai-lambai tersapu angin dengan manjanya?
Kini hanya ada lukisan alam yang hina
Yang tak cukup dengan kata kata untuk melukiskan keburukanya
Alam kini menangis
Berharu biru menggerang pengkhianatan untuk dirinya
Kini tiada lagi burung burung yang menari
Untuk menikmati karya yang harmoni
Sarang laba laba pun tak lagi bisa menjadi saksi
Keindahan surga duniawi
Kini hanya akan ada penyesalan yang datang
Dari tengah celah jeritan alam