ENGGAN KUJALANI
Oleh Adinda Salvia Larisa
Tinta emas ini kugoreskan hanya 'tuk beliau
Entah apapun bentuknya
Bidadari berupa manusia
Atau memang jelmaan malaikat?
Dicurahkan segala sayang
Bak sayang ibu peri pada Cinderella-nya
Mungkin kecintaan Michael untuk tariannya terlampaui
Apabila dibandingkan luasnya kasih sayang bak samudera
Ditambah ombak yang kau lukis di hari hitam putih nan gelapku
Enggan rasanya mengetahui akan hari itu
Jam, menit, detik dimana ku telan pahitnya saliva kehidupan
Pisau belati seakan menancap tepat sasaran
Kain putih bersih nan suci menyelubungi tubuhmu dengan sempurna
Tubuh yang kian hari kian mengeriput
Tubuh mungil yang seinginnya kudekap saat bunga tidur menyelimutiku di tengah rembulan terang
Kini raga itu tergeletak tak bernyawa, bak daun kelapa diterpa angin deras
Memori indah nan tak terlupakan yang telah terukir, tak dapat lagi daku rasakan
Seakan ditelan waktu saja
Bagai samudera menelan ombak
Kenangan manis yang terlukis dihantam habis oleh pahitnya hidup
Hatiku sakit, ragaku menangis
Pertemuan final ini enggan kujalani