SANG MUALAF DARI NASRANI
Oleh Kiky Vhelissa
Di kala air mataku menetes berjatuhan
Dalam kesunyian bergelimang bagai lautan
Meratap pedih takdir pahit kehidupan
Namun itu dulu kala ku masih memiliki kesedihan
Kini pedih penderitaan serta kesedihan
Sudah biasa ku anggap sebagai teman
Yang senantiasa menyertai kehidupan
Selalu hadir walau tak perna kuharapkan
Bersama yakobus kupanjatkan permohonan
Namun doa pun tiada mendapat jawaban
Kupandang patung maria menggendong anak tuhan
Namun tak ku jumapai tuhan dalam perwujudan
Jalan semakin redup dalam pandangan
Aku hilang arah hidup serta tujuan
Dunia semakin pedih menyakitkan
Aku seakan tersesat dalam kehidupan
Kini aku semakin tahu isi dunia dari kehidupan
Yang tiada habisnya dipenuhi kepahitan
Ku mohon siapa pun katakan
Dimana bisa ku jumpai kebahagiaan
Perna ku pertanyakan dimana ada kebahagiaan
Di surga, jawaban itu yang aku dapatkan
Sesekali kepada orang lain ku mempertanyakan
Ia menjawab, disetiap inti isi dalam ayat al-qur'an
Dengan tulus hati kutempuh jalan baru
Perlahan kutemui titik terang penghapus kelabu
Sekian lama kebahagiaan yang ku rindukan
Setelah menjadi mualaf kini ku dapatkan..!!!