NAPAS DI SETIAP KEHIDUPANMU
Oleh Miki Rahmat
Salahkah aku dengan diam seribu bahasa ini
Apakah mimpi dicelah-celah langit itu tak dapat ku miliki
Sia-siakah lembaran dan dawat yang ku habiskan selama ini
Atau, tak berartikah lagi pengorbanan air mata dan perjuangan darah
Maaf, titik terrendah membuatku kecil diantara yang terkecil
Begitu hancur dan sehancur-hancurnya
Tiada mampu untuk bangkit dengan keberdayaan yang dimiliki
Harus dengan apa, harus dengan apa hidup diterjemahkan
Aku ingin terus bersama dalam keadaan apa pun
Aku ingin menjadi napas di setiap kehidupanmu
Meski tak terlihat, namun akan terus dapat kau rasakan
Apakah ketidakwarasan merupakan hidup ku yang sesungguhnya?