SELEMBAR PUISI
Oleh Crf Rosita
Dalam pekatnya malam
Dingin udara menusuk ke jantung tak bernama
Menghadirkan sebuah ekstraksi waktu
Ada ajakan berdamai dengan keadaan
Yang tak kupahami
Komunikasi hati akan berhenti
Dan mungkin kan terganti
Aku baru tahu
Arti dari sebuah kehilangan
Tentang kenangan yang mungkin mudah tergantikan
Kesempatanku telah habis masa
Selembar puisi ini adalah titik yang menyudahi sebuah masa
Dan hati,
Semakin rapuh
Bagai partikel kecil yg siap melayang layang
Di terjang angan
Yang tertiup angin malam.