KETABAHAN
Oleh Irena Pamungkas
Masih kuingat senyum itu
Di antara bibir merekah
Tersimpul dari wajah penuh keindahan
Engkau Ratuku, Lukis Hati nan Cahya
Hingga batas takdir
Misteri berselimut tragedi
Perpisahan menjadi titik nadzir
Kau dan aku ibarat dua sayap
Dalam satu tubuh tapi selalu terpisah
Terbang bersama
Namun tak pernah berada dalam satu sisian
Kini, sayap itu patah
Tak bisa lagi terbang mengangkasa
Namun,
Aku masih bisa berdiri
Meski tak pernah terbang
Aku harus berdiri
Menjejakkan kaki - kaki ketabahan
Memandang mata keyakinan
Ada keindahan dibalik kehendakNya
Pernah kulantunkan lagu cinta
Di sana, di surga, kita bersama