HANYA UNTUK SEBUAH NAMA (MALAIKATKU)
Oleh Anricho Marten T
Untuk sebuah nama,
Hati ini berkiaran mencari jejak.
Mencari sesuatu yang tak pasti aku dapatkan,
Seakan mencari bayangan disetiap sudut malam, dan kucoba kuraih disetiap ujunga cahaya.
Untuk sebuah nama,
Aku berlari dari ujung pagi ke ujung senja, dari ujung senja ke ujung malam.
Disetiap titik cahaya terakhir, jiwaku menjerit.
Ingin kuputar sang waktu, berharap sebuah kepastian untuk sebuah nama.
Lelahpun menjemput ragaku.
Di balik tegarnya hati, tersimpan sejuta kegelisahan akan penantian yang seakan tak berujung.
Harapan pun perlahan pupus, bagaikan senja yang kian meredup ditelan malam.
Hanya untuk sebuah nama
Ingin kubelah malam, ingin kucaci sang mentari, ingin kupukul bumi.
Kepada langit kuingin menjerit
Dimanakah Sang Malaikatku?