MEMUJA TANPA CINTA
Oleh Satya Zulfiqar Ipnu
Malam gulita membawaku terpikat pada seberkas ingatan
Tentang sebuah kisah antara aku dengan kenangan masa silam
Hatiku marajuk dan menggali sisa-sisa keindahan
Membawa sedikit penyesalan kedalam batin ku hingga sekarang
Betapapun aku ingkari kenyataan
Sekeras apapun aku menolak dan melawan
Namun tetap saja engkaulah sang pemenang
Dan aku telah lama menjadi sang pecundang
Memang betul takdir telah menguji cinta kita
Dan ternyata kita tak mampu untuk melewatinya
Bukan salah takdir memisahkan kita
Hanya saja jalan hidup kita yang berbeda
Meski begitu,aku tetap menjadi pengagummu terbaikmu
Engkau memang memiliki banyak kekurangan
Dan memiliki hanya satu kelebihan
Namun ketika satu kelebihan itu keluar,tertutuplah semua kekurangamu
Kekurangan mu bagaikan ribuan bintang di waktu malam
Dan kelebihanmu bagaikan satu matahari dikala siang
Ketika matahari keluar,ribuan bintang berguguran
Seperti itulah aku menilai dan memandangmu
Meski kini kita tak lagi bisa bersama
Aku tetap mengenang segala keistimewaanmu
Pudarnya cinta bukan penghalang bagiku tuk selalu mengagumimu
Jauhnya hati tak mampu membuatku membecimu
Karena untuk menghargai tak butuh cinta