HAMPARAN HAMBAR
Oleh Rahma Ayuningtyas Fachrunisa
Perkutut itu mendelik
Menoleh sembari hardik dunia
Untaian telaga biru di mata
Jelaga pun tiada terbina
Bergoyang si makhluk hijau
Terkikik aroma kepalsuan
Menari di pelupuk kegelapan
Bergurau mencuat perhatian romansa
Resah yang disulam raksasa perkasa
Pun biar lantunan irama beradu
Beralaskan kemegahan terpadu
Boleh kurajut benang cahaya?
Penat bila ku hanya hambar
Iring gurauan tiada lagi bertawa
Genggaman pasir kan ku bawa
Tabur untuk kegelapan
Ulasan lega menuai bahagia
Sebab hahaha rata sama
Suci terlalu tuk diroyaltikan
Perkutut pun masih melaju
Memang pengembara pencari surya
Sungguh hina kala mendua
Garis sungai tak ingin didua