SAAT AKU KALAH
Oleh Alkindi
Masih berbatas
Pijakan langkah goyah nan lelah
Berjalan ku tertatih
Berlari tersandung terjalnya mimpi
Jatuh
Berdiri
Jatuh
Merangkak lagi
Ku ratap diri ini
kumuh dan lusuh
Simbahan peluh memburuh sebujur tubuh
Renyuh dan keluh tak terbasuh
Tak jua di rengkuh
Datang waktu
Menyapa menyuguhiku seteguk sendu
Namun kemarau di gurun hati
Tak menghujani keringnya sanubari
Terasa hembusan angin lepas
menghempas jiwaku yang terlelap pulas
Terusik...
Tersapih di jarah sepi
Tersisih...
Terpingit di kelit rumit
Kusadar...
Indahnya mawar tak harus mekar
Bingar tak berarti menghindar
Berhenti tak berarti enggan berlari
pergi pun tak berarti enggan kembali
Akan hadir saatnya
Mendung kan menaungi kekeringan
Dan panas kan mengundang harunya hujan
Hingga pelangi kan terlukis cerah di ujung resah
Di tepi kata kalah dan menyerah.