NOSTALGIA HIDUP
Oleh Zahra Salsabila
Langit terbungkus rapi
Mega mendung menghantam bumi
Putih terbalut hitam
Hidup dalam bayang fatamorgana
Memilih untuk tetap diam
Mengapa hars ada hitam
Bila putih membahagiakan
Mengapa harus ada malam
Bila siang menggembirakan
Apa ini?
Seklebat bayang it menghantuiku
Setiap saat,
Menghirup udara segar
Dengusan panjang pun terdengar
Berharap seklebat bayang itu sirna bersama dengusan itu
Agar lumbung fikirku tak bertuan
Bukan dia, tetapi adalah kamu
Yang selalu menghiasi doaku
Entah diri ini yang salah masih mengagumimu
Ataukah kamu yang membeciku
Ku mohon
Hidupkan organ kortimu