MAWAR
Oleh Anis Kurniawati
Satu masa berlalu dalam diam.
Menghentak rasa yang sebenarnya tengah berjuang.
Menunggumu dalam keheningan.
Harummu masih dalam kenangan.
Semerbak rindu menyatakan kesyahduan.
Lantas haruskah ku lanjutkan rasaku?
Ketika luka lama juga tengah tengiang dalam jiwaku?
Pun begitu, ku anggap kau mawar bagiku.
Keharuman mu, menyandraku untuk tetap mengenangmu.