BIMA SAKTIKU
Oleh Fauzia Nur Azizah
Bahagiaku tak tertulis di malam itu
Sejuta kasihmu telah tercurah untukmu
Pelataran hati menyambut rindu
Yang selama itu tersembunyi
Di balik larik puisi di lembar hati
Tatap matamu telah mengisyaratkan hati
Bahwa cinta putihmu hanya untukku
Dan takkan terbagi oleh yang lain
Taburan bintang di cakrawala
Melaburkan senyum manisnya
Untuk cerita cinta yang lama tersimpan
Di dada dan akhirnya terbuka di puncak nan indah
Gugusan andromeda menghiasi bintang dihatiku
Menyinari ruang hati yang penuh dengan tebaran
Cahaya bintang dilangit malamku
Bima saktiku,maukah kau tetap setia temani rembulan?
Jika sediamu adalah benar adanya
Kumohon jangan kau redupkan sinar bulan
Yang kini menyala dalam relung jiwa
Bima saktiku , biarlah sinar itu tetap berkelip di angkasa
Hingga gugusan bintang yang lain iri melihat kebahagiaan kita
Bima saktiku, maukah kau mengarungi bumi bersama rembulanmu?