AKU PENCURI LANGIT
Oleh Ardith Lutfiawan
Pagi,
Kicau burung menanti
Dari lipatan sinar matahari
Meluncurkan bintang terang yang menari
Dalam risuh kegelapan arti
Awanmu tidak akan pudar
Walau terbit badai kejam
Namun putih sejuk awan
Akan hilang dengan larian hari
Nada merdu terlantun
Menuntunku tidur terlelap
Dipangkuan syair malam
Sebagai tanda tulisan Tuhan
Tapi,
Aku masih mengerutkan kening
Dengan genap kebingungan
Yang indah diputar bumi
Mengapa bisa begitu berkesan