SURAT UNTUK WAWA
Oleh Muhammad Isnaini
Wa
Aku takkan berarti apa-apa bagimu
Jadi kau tenang saja
Harap ini biarlah harapku
Kau tetap maju, tatap toga didepan matamu
Itu mimpimu
Wujudmu dalam fiksi 'pun tak mampu kusutradarai
Cukuplah kau tahu aku ingin kau
Aku percaya tak semua ingin dikabulkan Tuhan
Tapi inginmu juga aku tak pernah tahu
Aku terus melacur dengan malam
Sebab kau aku merasa maju, berkarya
Tak henti membaca dan menulis
Tapi tetap saja bodoh berbicara
Gadis manis
sebenarnya ingin lama kupandang senyummu
Tapi aku hanya sebatang pecundang
nanti kalau aku rindu
Tinggal kutatap lukisanmu
Gadis manis
Engkau masih tersisa enam di dunia
Dan aku pesimis dapat menggandeng satu dari sisa itu
Sudahlah
Aku sudah berlayar terlalu jauh
Sampai lupa berlabuh
Kau jangan patah asa
Kejar cita-cintamu
Terimakasih Tuhan telah Engkau pertemukan aku dengan dia.