SELEMBAR DAUN JATUH
Oleh Yufriza De Loesie
Selembar daun jatuh......
Setelah hiruk pikuk yang ia reguk,
Mati rasa, matahari menerpa
Ranting enggan menggenggam,
Tiada lagi rupa....
Dalam syair pujangga..
Memuja bunga......
Selembar daun luruh. Tak jauh...
Tiada mendendam, terbenam dalam
Gulita. Menghirup lembab...
Asam dunia membiarkan ternoda,
Selembar daun patah, menjadi tanah
Menjadi sari....kau reguk lagi
Selembar daun jatuh, utuh
Dalam diri mati berarti,
Walau tak di puji........