INILAH RASAKU
Oleh Alib Intan Nurjannah
Dalam hening malam bersama tetesan hujan,
Hatiku menderu serasa pecah di dalam satu titik hujan.
Kutatap satu demi satu hujan yg menitik,
Seakan hatiku satu demi satu detik telah patah..
Duhai hati yg tengah lemah dari luka,
Masih bisakah kau berdiri seperti sediakala?
Apa kau masih mampu menahannya?
Apa kau masih merasakannya?
Luka.. perih..kecewa..marah..
Dapatkah kau menopang nya..
Inilah rasa ku...
Kucoba menepis lelah meski hati terlanjur patah..
Kucoba berdiri tegak walau hati sudah terkoyak..
Meski waktu tak dapat kususun kembali,
Aku tetap disini..
Taukah kau?!
Ingatkah kau?!
Kuingin mencabut sebilah luka yg pernah tertancap sebelumnya,
Masih setengah ku menariknya, kau tancap kan luka baru di hatiku..
Entah apa yg mampu aku katakan,
Diam adalah eksekusi dalam pertemuan..
Bagaimana lagi..
Aku tak ingin kehilangan mu meski lukaku bertubi-tubi datang,
Aku tetap disini
Mengingat mu..
Mengkhawatirkan mu..
Merindukan mu..
Meski dalam hatiku, selalu terluka karna kecewa dan abaimu..
Inilah rasaku,
Duhai hati yg tengah berkobar,
Tak bisakah kau padam..
Tak bisakah kau diam...
Lihatlah dirimu yg hampir hangus dan menjadi abu tanpa sisa..
Masihkah kau tetap menunggu..
Yakinkah kau tetap disini...
Inilah rasaku..
Kusimpan dalam sepi,,
Dan kuteriakan dalam diam..