CINTA YANG BARU
Oleh Puput Kurnia
Kala menatap wajah teduhmu
Selayak hujan di musim kemarau
Kau hadir menyejukkan
Mengenggam sekeping hati yang kering
Entah dimana aku harus memposisikan diri
Kala waktu tlah mnghadapkanku sejajar dengan mata teduhmu
Ingin ku hapus semua, dan melupakan certita sabtu malam itu
Namun, waktu semakin erat mengikatku dalam tiap detiknya
Reruntuhan itu tlah tersusun kembli dan ku putuskan tanpa penghuni,
Namun, kau hadir menawarkan kehidupan
Terjamah bumi ini, tanpa dapatku hindari. Kau benar-benar meracuni setiap pikiranku.
Waktuku tersita olehmu, jika kau yakin akan teguhmu. Semoga cinta tepat pada waktunya