SEKERLIP CAHAYA TUHANOleh Novia Risky Cahyaningsih
Kau sendiri merasa
Terombang ambing bak kapal tanpa penumpang
Tertiup badai jalanan
Kini kau terengah
Beranjak ingin pulang
Sekerlip cahaya Tuhan masih menyala
Pintu masih terbuka
Meski sempit menghimpit
Kau terpaksa memaksa
Menerobos lolos
Kau tersungkur
Dengan selimut kotor
Tubuhmu berlumuran lumpur
Penuh dosa
Kau terisak
Meski kau lebih hina dari seonggok sampah
Namun Tuhan tak pernah jijik
Ia tak lelah menantimu kembali
Berbagi cerita dan berkata
Aku rindu padaMu Tuhan