TETESAN AIR MATA
Oleh Cepi Sutrisna
Saat mulut tak dapat bicara
saat hati tak bisa berkata
hanya tetesan air mata
yang membasahi luka
disini aku sendiri
merenungi semua ini
sempat mencoba tuk tegar
tapi hati ini tak bisa ku bohongi
kini aku tak bisa lagi tersenyum
tak dapat lagi tertawa
tetesan demi tetesan air mata
menjadi saksi bisu kepedihan ini semua