AKU MATI
Oleh Nana Istiana
Aku mati,
Mati di antara bait puisi yang tak pernah berhenti ku tulis untukmu.
Diantara kenyataan yang ada
Dan yang harus ku terima.
Aku mati,
Berharap untuk tetap hidup di antara bayangan wajahmu.
Yang terlukis begitu rapih di langit.
Berharap untuk tetap hidup.
Membayangkan kamu di pelukan insan lain.
Berharap untuk tidak merasakan cintamu lagi.
Tapi, mengapa aku tetap bertahan diantara kerinduanku padamu.
Aku mati,
Saat bibirmu tak lagi membisikkan kata cinta untukku lagi,
Saat matamu berpaling memandangku untuk sesuatu objek lain,
Saat tangan mutak lagi menggenggamku
Saat langkah ku tak teriringi langkahmu
Untuk menikmati semuanya,
Tapi, aku kuat
Aku akan tetapbertahan hidup
Aku akan tetap bertahan
Dengan kekonstanan alur ini.