RINDU TIADA BATASOleh Ama Gusti Azis
Rindu menyiksa ku
Kamu tak tahu
Bisakah kau membalutkan lukaku?
Setengah hati tertinggal di genggamanmu
Melewati malam malam yang berat
Pagi yang membentang melawan sinar matahari
Terus berjalan lalu berhenti sejenak di kala senja
Wajahmu menghantui di setiap aku berpijak
Lalu pergi seketika…
Lambat lalu turun sampai tak terlihat bagaikan matahari terbenam
Rindu menyiksaku
Rindu rasanya tak kenal batas
Mengobrak abrik pikiran hingga ke hati
Indah nian sejak aku bertemu sosokmu begitu amboi rasanya..
Detak jantung selalu menghunjam tubuhku
Ah, sayang..
Terjebak di lautan yang tandas
Terdampar…
Ku teriak sekeras kerasnya
Sekeras batu karang di dinding dinding samudera
Dan aku tak kenal diriku
Dan mengapa menghantui setiap langkahku
Apakah kau Julliet atau Ratu di dalam mimpiku?
Ah, entahlah
Aku tak tahu
Dingin tubuhku seolah ingin kamu ada di sini
Hujan selalu datang saat Desember
Seakan ingin sekali otak harus memikirkan kamu
Oh tuhan, jangan pisahkan kita
Kali ini, aku merindukanmu
Rindu yang menyiksa
Kamu tak tahu
Bisakah kau menggenggam tanganku?