CAMAR YANG TERLUKAOleh Annie Zulaikha
Kapan daun itu berguguran
Tumbang dalam anginan lantak di papandayan
Sesenggukan bersahutan air mengalir menganak sungai
Kapan mengeringnya bila sedu sedan tak berakhir?
Diam....
Diam....
Diam....
Senyap menanti
Sunyi mendampingi
Kaukah yang kemarin kalahkan hatiku?
Kaukah yang kemarin menculik serambi jantung kananku?
Dan kemudian hilang mengasap di ngarai itu?
Entah ....
Mungkin kutak pantas menjadi sepasang sayapmu
Menerbangkan asa bersama kala senja menyapa
Biarlah berakhir sendiri cerita camar ini
Menenun kisahnya menjadi luapan rasa sesuka hati
Berdiri di buminya sendiri
Cinta ....
Tangerang, 12 Januari 2015