SIBAK KELABU DI TEPIAN KELAM
Oleh Hafif Arkan
Warna dunia, perlahan kelam kelabu
Tanpa gemintang,
Tanpa kerlip berbintang
Kemana terik terang mentari
Seakan membias tanpa permisi
Memang kelam,tak selalu menyisa kelabu
Bak sinar malam, dengan fajar yang sigap setia menunggu
Apakah nanti, atau sesaat ini
Harap sesegera cahaya menerang dunia
Sebegitu sangat kelam bertegak
Sesegera berganti sinar benderang
Kerlip hati,redup redam perlahan
Menunggu ajaib,biasan sinar cekatan
Meronakan hidup,penuh kegemilangan
Namun apalah daya,biasan sinar
Belum sedia siap di hadapan
Tetapkan jiwa,dalam kuat tergenggam
Biarkan hati dalam tenang
Berharaplah hilang kelam,
berganti benderang
Berharap kelam berganti,
terganti terang.
Jakarta
Tepi malam September