SEBUAH PENGAKUANOleh Auliya Nafisa
Mencekal hati yang berduri.
Goyah diamuk gelombang.
Kini tinggallah sendiri,
tanpa sudah mengambang.
Duka membongkar lara,
luka sudah tinggal dalam asa.
Apa lagi yang hilang diambang sana?
Tinggal gelombang yang menggempur jiwa.
Sudah lama luka tak terobati,
mencengkram asa dan sanubari,
sudah kucoba berlari,
tapi ada yang menghalangi.
Diriku ini tinggallah sendiri,
bertemankan pagi dan malam sunyi,
biarlah pengakuanku ini dibunuh bumi,
biar hilang aku tanpa mimpi...