KETIKA KAU TAK DISISIOleh Ulfa An Naafi
Malam kelam teriris sepi
Bertiup dingin angin syahdu
Syahdu menyayat kalbu
Menyelimuti raga ini
Tanpa peluk hangatmu, kasih..
Dewi malam ikut redup merenunginya
Begitu jua kelamnya langit
Langit tanpa gemerlap bintang
Tak seperti disaat riangnya berpijar
Usai kau tinggalkan luka bekas pelukmu
Ketika surya esok mengintip
Seakan kicau burung menghayati pula
Kesejukan udara pagi yang menari
Terlarut menangis dalam relung hati
Semburat cahya fajar pun meresapinya
Begitu hampanya hidup tanpamu seorang
Tak lagi menyapa pagiku nan cerah
Tak lagi sejukkan teriknya siangku
Tak lagi hiasi tikar jingga soreku
Tak lagi.. tak lagi lenterai ruang gulitaku
Hanya bayang mengetuk tatapan kosongku
Tak kuasa air mataku menitik
Buahkan sesak di lubuk hati ini
Wahai kasih.. inilah kisah rinduan
Serasa terbelit akar terdesak batu
Di waktu kalbu tergores sepi
(Yogyakarta, 1 Okt 2013)