ISTRIKU DI REBUT OLEH TETANGGAKU SENDIRIOleh Imam Aris Sugianto
Deraian airmata membasahi kehidupan
Tertatih dalam segala cobaan
Bahtera rumah tangga diambang kehancuran
Pertengkaran demi pertengkaran selalu memicu perselisihan
Anak sendiri menjadi korban
Kehidupan terasa berada diawang-awang
Setiap bertemu ingin saling menerkam
Selalu mencari masalah tanpa alasan
Sepertinya ingin berpisah dan membubarkan rumah tangga kehidupan
Ternyata selama ini kecurigaanku benar
Istriku punya selingkuhan
Aku diduakan dengan yang lain
Lebih sakitnya lagi selingkuhannya adalah tetangga sebelah rumah
Istriku direbut oleh tetanggaku sendiri
Hatiku terasa sakit dan patah
Rasanya ingin menjerit
Rasanya aku ingin binasakan mereka berdua
Sejenak angkara murka itu telah tumbuh dihatiku
Demi buah hatiku,
Aku redam segala emosiku
Aku ikhlaskan istriku pergi dari kehidupanku
Aku biarkan dia hidup bahagia bersama simpanannya
Kini aku hanya terdiam dan membisu
Aku berusaha bangkit dan melangkah menatap masa depan
Membuka lembaran baru bersama anak semata wayangku
Segala hikmah sudah tertanam dalam lubuk hatiku
Peristiwa itu membuat diriku lebih mengerti akan arti kehidupan
Bojonegoro, 08 Agustus 2014