GADIS MUNGIL DENGAN KALENG AJAIB
Oleh Anisa Bahril Wahdah
Dibawah lorong jembatan yang sangat kotor
Air menggenang dengan kumanya
Disanalah seorang gadis mungil dengan sejuta impian
Dengan isak tangis yang terpenggal
Menatap kupu-kupu di atas kaleng kusam
Dengan hati-hati dia mengambil kaleng itu
Namun,dengan sedih kupu-kupu terbang dengan sayap indahnya
Gadis mungil dengan sebuah kaleng berjalan menyusuri jalan kota
Dengan tubuh yang mungil dan wajah polos
Dia tidur dan bermimpi indah dengan cita-citanya
Hingga sang fajar kembali menyinari dunianya
Kupu-kupu indah hinggap di mata indahnya
Dengan pelan dia membuka mata
Sebuah senyuman terlihat indah di bibirnya
Melihat kaleng terisi penuh dengan uang
Gadis mungil itu terus tidur dengan kaleng ajaibnya
Dan berharap apa yang di impikanya menjadi nyata saat dia terbangun nanti