BIARLAH BERLALU
Oleh Brandal Santri
Biarkan semua berlalu
biarkan semua mendebu
biarkan semua terkubur waktu
Sedahan kering menderai
pada ranting rapuh,setangkai kembang tak lagi bersemi
pun daun-daun telah lama gugur
selain angin dan debu,
tak ada lagi kesetiaan tersisa
semua tergerus oleh waktu
Saat jingga mewarna senja,
aku masih di sini,pada bangku panjang tempat kita mengeja abjad cinta
menumpah segala persoalan dalam bincang-bincang romansa,
tanpa kepura-puraan
semua indah pada masanya...
hingga kebisuan menelan gelap malam
dan dingin hatimu...
menuang toska pertengkaran!
Biakan berlalu
biarlah kenangan menjadi flamboyan,
sekembang cinta yang sempat ku petik di taman hati
Biarkan berlalu...
biarlah semua menjadi rahasia kuburku.
Pekalongan'september 2014.