ENGKAU WAKILKU SELANJUTNYA..
Oleh Muhlis SN
Kini engkau mewangi diseberangku
Bajumu rapi dengan kain yang mengikat dilehermu
Engkau melangkah ke sebuah titik
Namun nampaknya engkau tak tau
Dari mana engkau memulai langkahmu...
Untuk apa kau melangkah...
Untuk apa kau ke titik itu..
Kulihat, engkau telah ada di titik itu
Kebingungan mencari pecahan Limapuluh ribuan
Engkau menunduk
disela-sela meja dan kursi hanya untuk mecari kertas biru yang tak berguna itu....
Kulihat, engkau Amnesia
Entah mungkin penyakit bawaanmu
Kini dimatamu bukan lagi tangisan anak disebarangmu kemarin sore
Kini dihatimu bukan lagi jejak nestapa Ibu hamil yang tertidur di depan Alfa Midi...
Kini Engkau tak waras, Engkau lihat Ibumu yang menua tersungkur didekat tong sampah engkau kira pengemis...
engkau durhaka....
Engkau bukan orang yang mewangi disebarangku kemarin...
SahabatNUsantara
08/08/2014