PUISI UNTUK PALESTINAOleh Riska Rasyid
Saudaraku disana bermandikan keringat
saudaraku disana berpakaian api yang berkobar
kulitnya melepuh mulai menghitam
air matanya kini mengkristal bagai garam
rintihan piluh bersanding letusan-letusan nuklir
Disini aku pun piluh mendengar kabarmu kawan
ingin ku angkat senjata tapi aku tak punya daya
ribuan tank zionis mengepungmu
sirnamu bagaikan bom waktu
Senjataku hanya mampu ku jelma dalam lisan berupa doa
harap damai akan berkunjung dan menetap disana . . .