IBUOleh Tika Pridiawianti
Ooh ibu..
Sembilan bulan engkau mengandungku..
Melahirkanku kebumi..
Dengan mengorbankan nyawamu..
Tak henti-hentinya keringat keluar dari tubuhmu..
Ooh ibu..
Engkau wanita satu-satunya yang ku cinta dibumi ini..
Jika tanpamu..
Apakah aku bisaa melihat indahnya dunia ?
Ooh ibu..
Sungguh mulia hatimu..
Dengan apa aku harus membalas jasamu, ibu..
Aku menyayangimu, mencintaimu..
Jangan engkau pergi dariku, ibu..
Ibu..
Aku tak ingin berpisah denganmu..
Ooh ibu..
Aku rela mengorbankan nyawaku demi mu, ibu..
Seperti engkau mengorbankan nyawamu demi diriku..
Jika aku mengingat semua pengorbananmu..
Aku hanya bisaa menangis, menangis, dan menangis..